persaudaraan, brotherhood, ukhuwah, brüderlichkeit, shǒuzú qíngyì (last)

ukhuwah

Dan ketika dipenghujung kebersamaan dalam satu atap SMA tercinta mendekat, aku berharap semoga ukhuwah kita tetap terjalin. Aku berharap semoga dimanapun kelak kaki-kaki ini akan melangkah dan berhenti, da’wah yang pernah kita perjuangkan tetap menggema. Aku berharap semoga apapun almamater yang badan-badan ini kenakan, Rohis tempat dimana kita pertama kali menyambung ukhuwah tetap melekat. Walaupun bukan di badan, tetapi di dalam hati. Hingga seperti apapun kita kelak, hati-hati yang pernah dan masih terjalin akan tetap bertemu dalam tatap, atau sekadar dalam doa. Hingga Allah mengukuhkannya menjadi lebih sempurna ketika di sisi-Nya, di surga-Nya. Aamiin….

Betapa tak terpikirkan olehku, kalian sungguh para akhwat dan ikhwan yang penuh ketaqwaan dan kita masih dapat merapatkan barisan walau sudah dipenghujung kebersamaan. Yaa, aku mengerti. Hubungan yang terikat oleh keimanan terhadap-Nya akan terjaga sedemikian rupa. Semoga ukhuwah kita seperti itu. Aamiin….

Sungguh, karena aku merasakan cinta-cinta di antara kalian, maka cintaku juga mengalir begitu saja. Membawaku menghadirkan kalian dalam doa kepada-Nya. Karena mungkin cinta-cinta di antara kita sudah dipertemukan-Nya dan menyentuh jiwaku. Dalam diam, sungguh, doa itu pasti ada. Semoga doa yang demikian dikabulkan-Nya. Karena kebahagiaan kalian adalah juga penting untukku. Aamiin….

Mengingat senyum kalian terlihat nyata di depan mata, membuatku kadang heran. Tak ada setetespun darah yang sedarah mengalir di antara kita, tetapi kita merasakan hubungan yang hangat mengalir dalam darah yang seakan menyatukan kita menjadi sedarah. Tiga hal yang merupakan kepentinganku: kebahagiaan orang tuaku, kebahagiaan saudara-saudaraku, dan kebahagiaan orang-orang di sekitarku. Dan semoga itu adalah kepentingan yang benar. Aaamiin….

Dipenghujung kebersamaan ini, sepertinya hanya doa-doaku yang dapat terucap. Aku percaya, orang-orang seperti kalian adalah anugerah. Ketika kita terpisah jarak, bukan berarti kita tak akan berjumpa lagi. Mungkin, kita memang harus berpencar. Menebarkan kebaikan ke segala tempat. Walau sedih tak bisa lagi berjuang menda’wah bersama, semoga Allah menjadikan kita bersama dalam da’wah. Aamiin….

Ya Allah, dekatkanlah cita-cita mereka (saudara seperjuanganku). Mudahkanlah mereka menggapainya. Sesungguhnya mereka orang-orang yang hatinya lembut dan beriman kepada-Mu. Mereka istimewa. Pengorbanan mereka berbeda dan berharga. Genggamlah harapan mereka dalam kuasa-Mu. Jadikanlah mereka orang-orang yang mampu merubah negeri ini menjadi lebih baik, mewarnai dunia dengan keimanan mereka. Dan sungguh, mereka orang-orang yang sabar. Dan sungguh, Kau lebih tahu seberapa baik mereka. Aku mencintai mereka. Dekatkanlah harapan mereka, sukseskanlah mereka dengan jalannya masing-masing, Ya Illahi Robbi. Aamiin Allahumma Aamiin….

Sungguh aku bersyukur menjadi satu di antara mereka yang masih bertahan dalam ikatan kalian dan merasakan cintanya. Semoga kita masih bisa bertemu lengkap suatu saat nanti. Aamiin..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s