Tulusku mungkin mengalun tanpa alur.

Malam pada hari ini melayangkan sebuah tanya untukku: bagaimana caraku menunjukkan satu ketulusan?

Seperti kamu yang memberikan senyuman pada orang lain, tapi aku memilih untuk tak membakar diri dalam cemburu dan kemarahan, karena kutahu senyumku selalu punya jalan untuk membawa dirinya sampai padamu, tanpa syarat dan tanpa perlu keras menuntut balas.

Lalu, bisakah kau tunjukkan padaku satu cara menunjukkan ketulusanmu, hai malam? 🙂

*mungkin takdir kita seringkali tanpa sengaja telah mempertemukan kembali dengan orang2 yang hidup di masa lalu yang pernah hadir dan memberi arti bagi kita, entah itu menjadi bagian dari anugerah atau hukuman*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s