Serupa dan tak sama.

Aku menemukan frasa baru yang kurasa lebih enak untuk dinyatakan!
Sebelumnya aku menulis bahwa byk sebagian dr kita yg sering memperbandingkan antara muslimah berhijab sengan yang belum berhijab. Lantas, dengan entengnya kita tanpa sadar ngucap gini: “Dia hebat ya, walaupun nggak berhijab”. Nah! Setelah kupikir ulang, kata-kata tadi ada yang salah sebenernya. Kemudian, muncul pemikiran baru yang menurutku aduhai. Kalo dikomik-komik, gambarannya kira2 ada balon putih di atas kepala, di sampingnya ada gambar lampu nyala, trus ada tulisan “Ahaa!”. Terus muncul kata2 ini:

“Dia hebat sih, tapi sayangnya belum berhijab.”

Terus mukaku senyum2 puas nggak jelas sambil menjentikkan jari. Terus muncul satu layar kotak penuh tulisan begini:

Aneh kalo orang bilang: ” Dia baik loh, padahal dia korupsi.” Tapi, beda kesannya kalo orang bilang: “Dia baik loh, tapi sayangnya dia suka korupsi”, trus pada bilang “sigh“. Got it guys? šŸ™‚

Hijab itu harus diutamain dong..
Kalo kemudian sang muslimah berhijab didapati kurang sesuai ekspektasi, apa yang harus disayangkan; hijabnya atau kelakuannya?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s