Hilang.

Allahummagfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu’anhu. Allah, aku adalah anak yang ingin mendoa. Telah deras airmata menghujam syahdu. Telah sesak dada menanggung seguk yang tertahan. Telah lemas sendi untuk tegak berdiri.

Bau kenanga, bau kapur, bau bunga-bungan, bau tanah, dan semua bau kesedihan yang bercampuran di semesta udara, aku benci menghirupnya. Tapi kehidupan tanpa udara hanya akan mati. Aku harus tetap menghirupnya, walau tanpa suka.

Aku seorang anak, ingin mendoa, semoga Allah mengampunimu wahai Pak’e. Akhir kata, innalillahi wa inna illaiho roji’un. Al Fatihah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s