We are all pathetic

image

Terjerembab ke lubang maksiat hati. Kita sering melakukannya.

Sadar bahwa yang dirasa bukan untuk konsumsi halal,
Tapi tak jua bergeming memusnahkan.

Indah kita rasakan.
Meski darah yang dibayarkan.

Semua nafsu.
Tapi selalu berkedok dibalik kesucian.

Dungu!
Bak aksara nun jauh dari lembar kertas.

Pongah!
Tahu salah, namun berlagak benar.

Sudah, kita akui semua ini hanya nafsu bukan cinta. Bisa?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s