1st day on my 5th semester

Separuh hari tersisa ini aku merasakan ada sedikit sesuatu yg aneh dengan perasaanku. Sebentar dia bergemetar tanpa alasan nan sulit aku terjemahkan, sebentar kemudian hilang, lalu datang kembali. Sesekali justru aku dibuatnya merinding.

Memang aku sedang mencandu rindu kepada orang terkasih nun jauh di Jakarta. Mungkin aku masih merasakan kekosongan yang sekarang terjadi akibat harus menjalani rutinitas di kampus. Aku tak paham jelasnya mengapa, tapi perasaanku bagai mendung di siang hari; berganti antara cerah dan kelabu.

Ohya, apakah mungkin kondisi perasaanku juga diakibatkan kondisi fisik dan cuaca? Cuaca yang sedikit lembab dan gerimis tadi siang didahului oleh periode datang bulanku yang jatuh pada hari ini. Konon secara biologis, hormon pada saat datang bulan akan mempengaruhi stabilitas perasaan (mood). Hm..tapi aku meragukannya.

Oh! Apakah karena aku belum juga bisa menuntaskan hapalan (yang dari dulu selalu susah dimurojaah)? Bisa jadi. Atau, mungkin karena hari ini banyak jeda kekosongan yang terisi oleh kenangan memori tentang Alm.Pak’e dan merembet ke berbagai hal yg menyangkut dengannya, iaitu kematian.

Dan benar saja, tak lama setelah aku ingin mengedit tulisan ini (+-15 menit setelah pertama kali tulisan ini disimpan) aku dengar pengumuman dari speaker moshollah seberang jalan tentang sebuah kematian pada sore ini. Allahu..idk why this feelings hasn’t stopped yet. Also, this heart is always feel a little aches like after heard such news.

Ah entahlahh….
100815, 18.30

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s