Maaf.

Apa yang kau sikapi ketika kata hujan bukan lagi bicara tentang air yang turun berderai, atau kata senja yang berganti menunjukkan momentum perginya sinar cahaya mega, atau frasa bunga yang sudah tak mendefinisikan kelopak cantik berwarna?

Bukankah atas semua itu kita telah bersepakat? Aku minta maaf.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s