Karena kini aku sudah tahu.

Kadang, kita memang tak bisa tahu di mana rasa sakit itu menempati singgasananya. Yang kita rasa hanya perih, sesak, dan kesedihan. Kita akhirnya merasa tak memiliki daya karena terbatas untuk tahu di mana letak si luka itu. Dan disaat yg sama, kita tahu adalah Allah yg Maha Mengetahui. Allah yg menciptakan sang dokter dgn kemampuan hebat. Maka mudah bagiNya menyembuhkan luka2 kita. Dan tugas kita hanyalah “berobat” kepadaNya. Bayar pertemuan kita denganNya dengan ruku’ dan sujud yang mendalam. Bayar pertemuan kita denganNya dengan sabar dan syukur. Bayar pertemuan kita denganNya dengan jihad, bersungguh2 demi tugas kita terhadapNya yg harus ditunaikan.

Allahu akbar!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s