Merasa

Kawan, kuceritakan kepadamu perasaanku sebagai muslimah yang notabene berkerudung mengikuti mode syari. Ini tidak menjurus kepada maksud negatif apa2. Aku ingin memberi tahu apa yang sedang aku alami. 

Adalah apa yang kualami disebut dilematis. Tabu. Kontroversial. Mengenai akhlak dan kerudung. Ya, aku merasakannya.

Sebelum tiba pada malam ini aku tak sadar bahwa telah banyak aku bersangka buruk. Mengenai ekspektasi yang orang anggap sebagai beban. Mengenai harapan yang kita sendiri keberatan memikulnya. 

Maka rumus sosial telah banyak berkembang setelah era bebas ini bergulir. Diantaranya adalah bahwa:

Muslimah berkerudung besar mutlak hukumnya adalah tidak bercacat.

Kemudian aku menyadari, jika rumus itu benar maka sesungguhnya aku ini apa?

🍁

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s